1. Siapkan "Cetakan" (Template)
Sebelum bikin server, Proxmox butuh file master OS-nya.
- Buka Dashboard Proxmox di browser.
- Klik storage local (di sebelah kiri).
- Pilih menu CT Templates > klik tombol Templates.
- Cari
ubuntu-22.04-standardataudebian-12-standard. - Klik Download. Tunggu sampai muncul tulisan
TASK OK.
2. Buat Container Web Server
Sekarang kita buat unit server kecilnya.
- Klik tombol Create CT (di kanan atas Proxmox).
- Hostname:
portofolio-abangku. - Password: (Bebas, misal:
admin123). - Template: Pilih file Ubuntu/Debian yang tadi di-download.
- Disk: 8GB sudah lebih dari cukup.
- CPU: 1 Core saja.
- Memory: 512MB (Nginx sangat irit, Bang!).
- Network: * Pilih Static.
- IPv4/CIDR:
10.10.10.50/24(Sesuaikan dengan range MikroTik kita kemarin). - Gateway:
10.10.10.1.
- Klik Finish.
3. Instalasi Nginx (The Magic)
Klik Container yang baru dibuat, klik Console, lalu login dengan user root dan password tadi. Masukkan mantra ini:
Bash
# Update sistem biar seger
apt update && apt upgrade -y
# Instal Nginx sang raja web server
apt install nginx -y
# Cek apakah sudah nyala
systemctl status nginx
4. Ganti Tampilan Portofolio (Hadirkan Semua Siswa!)
Sekarang kita ganti halaman standar Nginx jadi halaman portofolio Abangku.
- Ketik perintah:
nano /var/www/html/index.html - Hapus semua isinya (tekan
Ctrl+Klama sampai bersih). - Masukkan kode HTML sederhana ini:
HTML
<!DOCTYPE html>
<html>
<head>
<title>Portofolio ASJ Abangku</title>
<style>
body { font-family: sans-serif; text-align: center; background: #111; color: #10b981; padding-top: 50px; }
.box { border: 2px solid #10b981; display: inline-block; padding: 20px; border-radius: 20px; }
</style>
</head>
<body>
<div class="box">
<h1>MENYALA ABANGKU! 🔥</h1>
<p>Selamat Datang di Web Portofolio Berbasis Proxmox</p>
<p>Infrastruktur: VirtualBox -> MikroTik -> Proxmox -> LXC -> Nginx</p>
</div>
</body>
</html>
- Simpan dengan Ctrl+O, Enter, lalu Ctrl+X.
5. Cek Hasilnya
Buka browser di laptop Abangku, ketik IP Container tadi: http://10.10.10.50. (Jika akses dari luar VirtualBox, pastikan Port Forwarding port 80 di MikroTik dan VirtualBox sudah aktif ya, Bang!)