🛡️ Solusi: Gunakan "Host-Only Adapter" + "NAT"
Jangan gunakan Bridged, karena itu membuat Proxmox Anda "nongol" di kabel LAN sekolah. Kita akan pakai dua pintu (Dual Adapter) di VirtualBox:
- Adapter 1: NAT (Untuk akses Internet). Proxmox bisa update dan install paket dari internet tanpa butuh IP static dari lab.
- Adapter 2: Host-Only (Untuk akses Dashboard). Ini adalah jalur khusus antara Laptop Master dan VM Proxmox. IP-nya tidak akan terlihat oleh komputer lain di lab.
Langkah Praktisnya:
1. Buat Network Host-Only di VirtualBox
- Buka VirtualBox (Menu Utama) > File > Tools > Network Manager.
- Klik Create. Biasanya akan muncul
vboxnet0. - Atur IP-nya (misal:
192.168.56.1). Ini adalah IP "Gerbang" dari laptop Master ke Proxmox.
2. Atur VM Proxmox
- Matikan Proxmox. Masuk ke Settings > Network.
- Adapter 1: Pilih NAT.
- Adapter 2: Enable, pilih Host-Only Adapter, arahkan ke
vboxnet0.
3. Kunci IP di Proxmox (Static)
Nyalakan Proxmox, lalu masuk ke terminal (CLI). Edit file network: nano /etc/network/interfaces
Sesuaikan konfigurasinya:
Bash
# Untuk Internet (NAT)
auto eth0
iface eth0 inet dhcp
# Untuk Dashboard (Host-Only)
auto eth1
iface eth1 inet static
address 192.168.56.100/24
(Catatan: eth0 dan eth1 adalah contoh, sesuaikan dengan nama interface yang muncul seperti enp0s3)
Kenapa Ini Cocok untuk Kasus Master?
- Anti-Bentrok: IP
192.168.56.xhanya ada di dalam laptop Master. Mau ada 100 orang pakai IP yang sama di laptop masing-masing, tidak akan pernah ada IP Conflict. - Mandiri: Master tidak perlu minta izin ke admin lab untuk minta jatah IP.
- Skenario ASJ yang Kuat: Ini adalah praktik nyata konsep Segmentasi Jaringan. Master bisa ajarkan ke siswa: "Kita buat jaringan privat agar server kita tidak bisa diintip oleh orang lain di satu lab."